Bursa Efek Mulai Rebound, IHSG Pagi Menguat Tipis ke Level 8.148
Rabu, 04 Februari 2026 - 10:18 WIB
Baca Juga: IHSG Melonjak 2,52% Hari Ini, Parkir di Level 8.122
Sementara di papan saham, sejumlah emiten mencatatkan penguatan signifikan. PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan 24,60%, disusul PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) yang naik 19,25%, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) menguat 15,00%, PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) menguat 14,85%, serta PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) menguat 13,96%.
Sebaliknya, tekanan jual tajam terjadi pada sejumlah saham yang masuk daftar top losers, antara lain PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPDV) yang turun 14,96%, PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPLQ) turun 14,85%, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) melemah 14,79%, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) tertekan 14,62%, dan PT Indo Premier Investment Management (XIFE) tertekan 12,96%.
Sementara berdasarkan data per 3 Februari atau penutupan sebelumnya, dari aktivitas pelaku pasar, investor domestik mencatatkan net buy sekitar Rp833,9 miliar, dengan nilai beli mencapai Rp20,55 triliun dan jual sebesar Rp19,71 triliun. Sementara itu, investor asing masih membukukan net sell sekitar Rp833,9 miliar, dengan nilai jual yang lebih besar dibanding pembelian.
Sementara di papan saham, sejumlah emiten mencatatkan penguatan signifikan. PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan 24,60%, disusul PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) yang naik 19,25%, PT Soho Global Health Tbk (SOHO) menguat 15,00%, PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) menguat 14,85%, serta PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) menguat 13,96%.
Sebaliknya, tekanan jual tajam terjadi pada sejumlah saham yang masuk daftar top losers, antara lain PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPDV) yang turun 14,96%, PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPLQ) turun 14,85%, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) melemah 14,79%, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) tertekan 14,62%, dan PT Indo Premier Investment Management (XIFE) tertekan 12,96%.
Sementara berdasarkan data per 3 Februari atau penutupan sebelumnya, dari aktivitas pelaku pasar, investor domestik mencatatkan net buy sekitar Rp833,9 miliar, dengan nilai beli mencapai Rp20,55 triliun dan jual sebesar Rp19,71 triliun. Sementara itu, investor asing masih membukukan net sell sekitar Rp833,9 miliar, dengan nilai jual yang lebih besar dibanding pembelian.
(akr)
Lihat Juga :