Tenggelamkan Dolar AS, Xi Jinping: Yuan China Harus Jadi Mata Uang Cadangan Global
Senin, 16 Februari 2026 - 08:36 WIB
Peringatan tersebut muncul setelah Indeks Bloomberg Dollar Spot mencatat penurunan tajam terbesar sejak April lalu, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif global secara luas.
Sedangkan Trump sebelumnya menepis kekhawatiran tentang lemahnya mata uang AS, dengan mengatakan bahwa mata uang itu "berjalan dengan baik" dan seharusnya dibiarkan "mencari levelnya sendiri."
Menurut data IMF, dolar menyumbang sekitar 57% dari cadangan global pada kuartal ketiga 2025, selanjutnya diikuti oleh euro 20% dan yuan 1,93%.
Pada bulan November, Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov mengatakan, 99,1% perdagangan antara Moskow dan Beijing sudah beralih ke rubel dan yuan untuk mengurangi ketergantungan pada lembaga keuangan Barat.
Sedangkan Trump sebelumnya menepis kekhawatiran tentang lemahnya mata uang AS, dengan mengatakan bahwa mata uang itu "berjalan dengan baik" dan seharusnya dibiarkan "mencari levelnya sendiri."
Menurut data IMF, dolar menyumbang sekitar 57% dari cadangan global pada kuartal ketiga 2025, selanjutnya diikuti oleh euro 20% dan yuan 1,93%.
Pada bulan November, Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov mengatakan, 99,1% perdagangan antara Moskow dan Beijing sudah beralih ke rubel dan yuan untuk mengurangi ketergantungan pada lembaga keuangan Barat.
(akr)
Lihat Juga :