Harta Karun Tanah Jarang AS Dilirik Taiwan, Termasuk Proyek Trump?
Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54 WIB
Harta karun mineral tanah jarang yang dimiliki Amerika Serikat (AS) menjadi incaran Taiwan, apakah termasuk dalam proyek Vault yang digagas Trump. Foto/Dok
JAKARTA - Taiwan berencana mengirim tim penilai untuk mengukur seberapa besar cadangan mineral tanah jarang yang dimiliki Amerika Serikat (AS). Tujuannya adalah terkait kerja sama pengolahan rare earth atau mineral tanah jarang antara Taiwan dan AS, seperti disampaikan oleh Menteri Ekonomi Kung Ming-hsin.
Seperti diketahui pemerintahan era Presiden Donald Trump telah meningkatkan upaya untuk mengamankan pasokan mineral kritis setelah China mengguncang pasar global tahun lalu dengan menahan pasokan tanah jarang yang diperlukan oleh produsen mobil Amerika dan produsen industri lainnya.
Sebelumnya, Trump meluncurkan proyek Vault sebagai upaya mengamankan cadangan strategis mineral penting milik AS. Dana awal disiapkan sebesar USD10 miliar dari Bank Ekspor-Impor AS dan USD2 miliar dari pendanaan swasta.
Baca Juga: Apa itu Proyek Vault? Ambisi Trump untuk Menguasai Mineral Tanah Jarang
Seperti diketahui pemerintahan era Presiden Donald Trump telah meningkatkan upaya untuk mengamankan pasokan mineral kritis setelah China mengguncang pasar global tahun lalu dengan menahan pasokan tanah jarang yang diperlukan oleh produsen mobil Amerika dan produsen industri lainnya.
Sebelumnya, Trump meluncurkan proyek Vault sebagai upaya mengamankan cadangan strategis mineral penting milik AS. Dana awal disiapkan sebesar USD10 miliar dari Bank Ekspor-Impor AS dan USD2 miliar dari pendanaan swasta.
Baca Juga: Apa itu Proyek Vault? Ambisi Trump untuk Menguasai Mineral Tanah Jarang
Lihat Juga :