BI Rate Kembali Ditahan di Level 4,75%, Perry Warjiyo Ungkap Penyebabnya
Kamis, 19 Februari 2026 - 15:45 WIB
Keputusan ini, lanjut Perry, konsisten dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global guna mendukung capaian sasaran inflasi 2026 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini dengan tetap mencermati ruang penurunan BI Rate lebih lanjut," jelasnya.
Baca Juga: Rupiah Ambruk, Pemangkasan Suku Bunga Acuan BI Bakal Berisiko
Perlu diketahui, BI Rate telah turun sebesar 150 bps, yaitu 25 bps pada September 2024 dan 125 bps selama tahun 2025 menjadi 4,75 persen hingga November 2025, yang merupakan level terendah sejak tahun 2022.
"Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini dengan tetap mencermati ruang penurunan BI Rate lebih lanjut," jelasnya.
Baca Juga: Rupiah Ambruk, Pemangkasan Suku Bunga Acuan BI Bakal Berisiko
Perlu diketahui, BI Rate telah turun sebesar 150 bps, yaitu 25 bps pada September 2024 dan 125 bps selama tahun 2025 menjadi 4,75 persen hingga November 2025, yang merupakan level terendah sejak tahun 2022.
(akr)
Lihat Juga :