Rupiah Ambruk, Pemangkasan Suku Bunga Acuan BI Bakal Berisiko

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:44 WIB
loading...
Rupiah Ambruk, Pemangkasan...
Bank Indonesia (BI) diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan Januari 2026, imbas pelemahan kurs rupiah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI bulan Januari 2026. Proyeksi ini didasarkan pada tekanan nilai tukar rupiah yang kembali mendekati level Rp17.000 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menjelaskan, dalam kondisi nilai tukar yang sedang tertekan, pemangkasan suku bunga justru berisiko memperbesar tekanan terhadap rupiah. Penurunan suku bunga dapat mengurangi daya tarik imbal hasil aset berdenominasi rupiah, sehingga berpotensi memicu arus keluar dana dan memperlemah kurs lebih lanjut.

Pelemahan rupiah juga berisiko mendorong kenaikan harga barang impor dan mengganggu pembentukan ekspektasi inflasi. Baca Juga: BI Rate Desember 2025 Ditahan di 4,75 Persen, Begini Penjelasan Perry Warjiyo

"Saya memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di 4,75% pada RDG BI bulan Januari ini. Alasan utamanya, saat rupiah sedang tertekan, pemangkasan suku bunga berisiko menambah tekanan pada kurs," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Rabu (21/1/2026).

Di sisi lain, kondisi ekonomi domestik dinilai masih cukup solid dan belum menunjukkan perlambatan yang tajam sehingga membutuhkan dukungan kebijakan moneter dalam waktu dekat. Aktivitas dunia usaha pada triwulan IV 2025 masih terjaga, bahkan responden survei memperkirakan adanya perbaikan kinerja pada triwulan I 2026.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved