Visa dan Bank Mandiri Kampanyekan Banyak Bayar dan Kurangi Sentuhan
Kamis, 17 September 2020 - 17:58 WIB
Foto/Ichsan Amin/SINDOnews
JAKARTA - Visa, perusahaan pembayaran digital terdepan, dan Bank Mandiri mengkampanyekan penggunaan pembayaran contactlesssebagai cara membayar yang aman dan praktis dalam webinar “Pembayaran Contactless, Tren yang Makin Diminati di Era Digital”.
Senior Vice President Credit Card Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Lila Noya mengatakan, bergesernya perilaku konsumen akibat pandemi mengakselerasi inovasi pada industri pembayaran . Menurut dia, Bank Mandiri menyadari perubahan pola transaksi dan kebutuhan konsumen, khususnya di masa pandemi ini.
“Ini yang mendorong kami untuk lebih berkreasi guna mewujudkan transaksi perbankan, termasuk pembayaran, yang lebih aman dan praktis,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (17/9/2020). ( Baca juga:Siap-siap Penggila Belanja Online, Pajak Digital Bisa Berlaku ke Seluruh E-Commerce )
Dia menambahkan, dengan meningkatnya pemahaman teknologi digital, security dalam bertransaksi serta faktor higienis saat berbelanja untuk kebutuhan harian atau kebutuhan esensial lainnya cenderung memilih yang aman. “Kini konsumen cenderung memilih pengalaman membayar di toko yang aman dan meminimalisasi kontak fisik, seperti halnya yang ditawarkan oleh kartu Mandiri Visa Contactless,” pungkasnya.
Para pemegang kartu Mandiri Visa Contactless hanya perlu tap kartu mereka di kasir untuk transaksi hingga Rp1 juta tanpa perlu otentikasi PIN. Beragam kartu Mandiri Visa Contactless juga menawarkan level keamanan tertinggi yang diberikan oleh kartu berbasis chip EMV. Setiap transaksi juga dilengkapi dengan kode sekali pakai (one time password), spesifik per transaksi, sehingga melindungi informasi pembayaran yang sensitif.
Sementara itu, President Director PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan, kebiasaan nontunai terbentuk secara cepat dan diperkirakan akan tetap diminati di era serba-digital saat ini. ( Baca juga:Pada Menlu Saudi, RI Sampaikan Kekhawatiran akan Situasi di Yaman )
Senior Vice President Credit Card Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Lila Noya mengatakan, bergesernya perilaku konsumen akibat pandemi mengakselerasi inovasi pada industri pembayaran . Menurut dia, Bank Mandiri menyadari perubahan pola transaksi dan kebutuhan konsumen, khususnya di masa pandemi ini.
“Ini yang mendorong kami untuk lebih berkreasi guna mewujudkan transaksi perbankan, termasuk pembayaran, yang lebih aman dan praktis,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (17/9/2020). ( Baca juga:Siap-siap Penggila Belanja Online, Pajak Digital Bisa Berlaku ke Seluruh E-Commerce )
Dia menambahkan, dengan meningkatnya pemahaman teknologi digital, security dalam bertransaksi serta faktor higienis saat berbelanja untuk kebutuhan harian atau kebutuhan esensial lainnya cenderung memilih yang aman. “Kini konsumen cenderung memilih pengalaman membayar di toko yang aman dan meminimalisasi kontak fisik, seperti halnya yang ditawarkan oleh kartu Mandiri Visa Contactless,” pungkasnya.
Para pemegang kartu Mandiri Visa Contactless hanya perlu tap kartu mereka di kasir untuk transaksi hingga Rp1 juta tanpa perlu otentikasi PIN. Beragam kartu Mandiri Visa Contactless juga menawarkan level keamanan tertinggi yang diberikan oleh kartu berbasis chip EMV. Setiap transaksi juga dilengkapi dengan kode sekali pakai (one time password), spesifik per transaksi, sehingga melindungi informasi pembayaran yang sensitif.
Sementara itu, President Director PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan, kebiasaan nontunai terbentuk secara cepat dan diperkirakan akan tetap diminati di era serba-digital saat ini. ( Baca juga:Pada Menlu Saudi, RI Sampaikan Kekhawatiran akan Situasi di Yaman )
Lihat Juga :