Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp16.800 per Dolar AS, Ini Faktornya
Rabu, 25 Februari 2026 - 18:33 WIB
Baca Juga: Bos BI Akui Rupiah Harusnya Tak Selemah Ini, Apa Penyebabnya?
Ketegangan geopolitik juga tetap menjadi fokus, Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyatakan, bahwa Teheran siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan dengan AS. Kedua pihak akan mengadakan putaran ketiga pembicaraan pada hari Kamis di Jenewa di tengah meningkatnya ketegangan atas potensi bentrokan militer antara Washington dan Teheran.
Namun ekspektasi bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi. Presiden Federal Reserve Boston, Susan Collins pada hari Selasa mengatakan, bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap tidak berubah "untuk beberapa waktu" karena data ekonomi terbaru menunjukkan perbaikan di pasar tenaga kerja, sementara risiko inflasi tetap ada, menurut Bloomberg.
Ketua Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee menolak ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter, dengan alasan suku bunga harus tetap tidak berubah karena inflasi masih di atas mandat 2% Fed. Ketua Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic menggemakan sikap tersebut, menggarisbawahi perlunya menjaga inflasi tetap menjadi fokus utama.
Ketegangan geopolitik juga tetap menjadi fokus, Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyatakan, bahwa Teheran siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan dengan AS. Kedua pihak akan mengadakan putaran ketiga pembicaraan pada hari Kamis di Jenewa di tengah meningkatnya ketegangan atas potensi bentrokan militer antara Washington dan Teheran.
Namun ekspektasi bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi. Presiden Federal Reserve Boston, Susan Collins pada hari Selasa mengatakan, bahwa suku bunga kemungkinan akan tetap tidak berubah "untuk beberapa waktu" karena data ekonomi terbaru menunjukkan perbaikan di pasar tenaga kerja, sementara risiko inflasi tetap ada, menurut Bloomberg.
Ketua Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee menolak ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter, dengan alasan suku bunga harus tetap tidak berubah karena inflasi masih di atas mandat 2% Fed. Ketua Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic menggemakan sikap tersebut, menggarisbawahi perlunya menjaga inflasi tetap menjadi fokus utama.
(akr)
Lihat Juga :