Bandara Tersibuk di Dunia Rusak usai Iran Luncurkan Aksi Balasan, Ribuan Penumpang Terlantar
Minggu, 01 Maret 2026 - 08:01 WIB
Bandara Internasional Dubai, pusat penerbangan tersibuk di dunia. FOTO/AP
JAKARTA - Bandara Internasional Dubai, pusat penerbangan tersibuk di dunia, mengalami kerusakan pada salah satu bangunan terminal utamanya akibat serangan balasan yang diluncurkan Iran, Sabtu (15/2). Insiden ini memicu gangguan masif pada lalu lintas penerbangan di kawasan Teluk Persia dengan ribuan penumpang terlantar dan sejumlah maskapai membatalkan seluruh jadwal penerbangan.
"Tim tanggap darurat langsung dikerahkan dan sedang mengelola situasi bekerja sama dengan otoritas terkait. Empat staf mengalami cedera dan segera mendapat perawatan medis. Berkat rencana kontingensi yang sudah ada, sebagian besar terminal sebelumnya telah dibersihkan dari penumpang," demikian pernyataan resmi Kantor Media Dubai dikutip dari The Sun, Minggu (1/3/2026).
Baca Juga: Israel Klaim Khamenei Telah Tewas, Iran Nyatakan Masih Hidup dan Memimpin Medan Perang
Operator bandara mengonfirmasi, satu concourse di Dubai International mengalami kerusakan ringan dalam insiden yang dapat dikendalikan dengan cepat, serta menyebabkan empat karyawan mengalami luka-luka. Bandara yang biasanya melayani lebih dari 2.000 penerbangan harian oleh 100 maskapai ini terpaksa menghentikan seluruh operasional pada Sabtu sore, memicu kekacauan di area keberangkatan.
"Tim tanggap darurat langsung dikerahkan dan sedang mengelola situasi bekerja sama dengan otoritas terkait. Empat staf mengalami cedera dan segera mendapat perawatan medis. Berkat rencana kontingensi yang sudah ada, sebagian besar terminal sebelumnya telah dibersihkan dari penumpang," demikian pernyataan resmi Kantor Media Dubai dikutip dari The Sun, Minggu (1/3/2026).
Baca Juga: Israel Klaim Khamenei Telah Tewas, Iran Nyatakan Masih Hidup dan Memimpin Medan Perang
Operator bandara mengonfirmasi, satu concourse di Dubai International mengalami kerusakan ringan dalam insiden yang dapat dikendalikan dengan cepat, serta menyebabkan empat karyawan mengalami luka-luka. Bandara yang biasanya melayani lebih dari 2.000 penerbangan harian oleh 100 maskapai ini terpaksa menghentikan seluruh operasional pada Sabtu sore, memicu kekacauan di area keberangkatan.
Lihat Juga :