Menteri PU Pastikan Huntara Tapanuli Selatan Siap Dihuni Jelang Lebaran
Senin, 09 Maret 2026 - 21:42 WIB
PT Nindya Karya membangun kawasan hunian di atas lahan seluas 14.369,03 meter persegi dengan total 252 unit rumah yang tersebar di 21 blok. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Untuk menunjang kebutuhan penghuni, kawasan huntara dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti dapur bersama, area cuci, mushola, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal, taman bermain anak, pos jaga, area hijau, area parkir, serta sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 5 meter kubik.
Baca Juga: Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Arus Mudik 2026
Sistem penyediaan air bersih memanfaatkan sumur bor dan tandon air dengan pompa, sementara pasokan listrik berasal dari PLN dengan daya 900 watt untuk setiap unit hunian. Saat ini telah tersedia dua titik sumur bor dangkal dan pemerintah tengah mempercepat penambahan hingga empat sampai lima titik untuk memastikan kecukupan pasokan air bagi seluruh penghuni.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu yang turut hadir dalam kunjungan tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana. PT Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk memastikan proses konstruksi berjalan optimal dengan mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten.
Untuk menunjang kebutuhan penghuni, kawasan huntara dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti dapur bersama, area cuci, mushola, gedung serbaguna, lapangan futsal, ruang komunal, taman bermain anak, pos jaga, area hijau, area parkir, serta sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 5 meter kubik.
Baca Juga: Jalan Nasional Pantura Wilayah Barat Bebas Lubang Sebelum Arus Mudik 2026
Sistem penyediaan air bersih memanfaatkan sumur bor dan tandon air dengan pompa, sementara pasokan listrik berasal dari PLN dengan daya 900 watt untuk setiap unit hunian. Saat ini telah tersedia dua titik sumur bor dangkal dan pemerintah tengah mempercepat penambahan hingga empat sampai lima titik untuk memastikan kecukupan pasokan air bagi seluruh penghuni.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu yang turut hadir dalam kunjungan tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana. PT Nindya Karya menegaskan komitmennya untuk memastikan proses konstruksi berjalan optimal dengan mengedepankan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja secara konsisten.
(nng)
Lihat Juga :