Bursa Babak Belur Dihantam Perang: IHSG Sepekan Ambruk 5,91%, Kapitalisasi Merosot ke Rp12.678 T
Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:29 WIB
IHSG sepekan tercatat turun 5,91% menjadi 7.137 diikuti oleh penyusutan kapitalisasi pasar BEI sebesar 6,96 persen ke posisi Rp12.678 triliun. Foto/Dok
JAKARTA - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 9-13 Maret 2026 mengalami penurunan pada sejumlah indikator utama. Pelemahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga nilai dan frekuensi transaksi harian.
IHSG sepekan tercatat turun 5,91% menjadi 7.137,212 pada penutupan pekan ini, dari posisi 7.585,687 pada pekan sebelumnya. Penurunan ini turut diikuti oleh penyusutan kapitalisasi pasar BEI sebesar 6,96 persen menjadi Rp12.678 triliun, dari sebelumnya Rp13.627 triliun.
Baca Juga: Banyak Ekonom Sebut RI Sudah Resesi, Purbaya: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis
Dari sisi aktivitas transaksi, rata-rata volume perdagangan harian juga melemah 25,49% menjadi 31,55 miliar saham, dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 42,34 miliar saham. Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 31,54 persen menjadi 1,87 juta kali transaksi, dari sebelumnya 2,73 juta kali transaksi.
Penurunan juga terlihat pada rata-rata nilai transaksi harian yang menyusut 31,10% menjadi Rp17,20 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp24,97 triliun.
IHSG sepekan tercatat turun 5,91% menjadi 7.137,212 pada penutupan pekan ini, dari posisi 7.585,687 pada pekan sebelumnya. Penurunan ini turut diikuti oleh penyusutan kapitalisasi pasar BEI sebesar 6,96 persen menjadi Rp12.678 triliun, dari sebelumnya Rp13.627 triliun.
Baca Juga: Banyak Ekonom Sebut RI Sudah Resesi, Purbaya: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis
Dari sisi aktivitas transaksi, rata-rata volume perdagangan harian juga melemah 25,49% menjadi 31,55 miliar saham, dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 42,34 miliar saham. Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 31,54 persen menjadi 1,87 juta kali transaksi, dari sebelumnya 2,73 juta kali transaksi.
Penurunan juga terlihat pada rata-rata nilai transaksi harian yang menyusut 31,10% menjadi Rp17,20 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp24,97 triliun.
Lihat Juga :