Ruang Udara Iran Masih Ditutup, Penerbangan dari Indonesia Dipaksa Memutar Wilayah Konflik

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:35 WIB
Ruang udara Iran masih ditutup hingga 22 Maret 2026 sehingga sejumlah penerbangan internasional dari Indonesia menuju kawasan Timur Tengah dan Eropa harus memutar. Foto/Dok
JAKARTA - AirNav Indonesia menyatakan ruang udara Iran masih ditutup hingga 22 Maret 2026 sehingga sejumlah penerbangan internasional dari Indonesia menuju kawasan Timur Tengah dan Eropa harus menyesuaikan rute dengan memutar untuk menghindari wilayah konflik. Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro mengatakan, penutupan ruang udara Iran merupakan perpanjangan dari pemberitahuan sebelumnya yang semula berlaku hingga 15 Maret, menimbang kondisi konflik yang memanas.

"Update tadi pagi di Timur Tengah masih ada beberapa penutupan ruang udara. Yang kemarin kalau tidak salah sampai 15 Maret, sekarang ruang udara Iran diperpanjang sampai 22 Maret," ujar Setio saat ditemui dalam acara Media Gathering di Jakarta, Senin (16/3/2026).



Baca Juga: 5 Penerbangan Internasional dari Bali Dibatalkan Imbas Serangan AS-Israel ke Iran

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!