Lebih Kuat dari Vietnam, The Economist Tempatkan Indonesia di Zona Aman Krisis Energi

Jum'at, 20 Maret 2026 - 17:30 WIB
Namun, laporan tersebut juga memberikan catatan bahwa meskipun masuk dalam kategori aman, Indonesia tidak sepenuhnya kebal. Sekitar seperempat impor minyak mentah Indonesia masih melintasi jalur strategis Timur Tengah, yang jika terganggu, dapat meningkatkan beban subsidi energi dalam APBN secara signifikan.

Pemerintah terus diimbau untuk memperkuat bantalan fiskal sebagai langkah antisipasi jika konflik di Timur Tengah berlangsung dalam jangka panjang. Stabilitas harga energi domestik menjadi krusial untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian geopolitik.

Baca Juga: Sulit Kalahkan Iran, Pentagon Minta Rp3,3 Triliun untuk Menaklukkan Teheran

Struktur ekonomi Indonesia yang ditopang oleh konsumsi domestik dan komoditas ekspor juga menjadi nilai tambah dalam menyerap guncangan eksternal. Dibandingkan negara yang murni mengandalkan impor energi untuk industri manufaktur, Indonesia memiliki ruang napas yang lebih lega.

Dengan kombinasi kekayaan sumber daya alam dan kebijakan energi yang tepat sasaran, Indonesia optimistis mampu melewati badai krisis energi global. Ketahanan ini diharapkan menjadi daya tarik bagi investor global di tengah keraguan terhadap stabilitas ekonomi negara berkembang lainnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!