Arus Balik, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:09 WIB
Pengguna jalan juga dapat keluar sementara dari jalan tol untuk beristirahat di luar tol atau di jalur arteri sekitar. Tujuannya menghindari kepadatan di rest area dalam tol. Sebagai langkah antisipasi, akan diberlakukan skema buka-tutup rest area KM 62B serta penutupan sementara rest area KM 52B Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek secara situasional.
Para pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta juga dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) yang telah dibuka secara fungsional. Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Untuk mendukung perencanaan perjalanan yang matang, Rivan menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol. Melalui Travoy, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time, mengetahui lokasi rest area beserta fasilitas dan kapasitasnya. Lihat grafis: 5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Selain itu, informasi ketersediaan SPBU maupun SPKLU juga dapat diakses. Dengan demikian, pengguna jalan dapat merencanakan pengisian bahan bakar maupun pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih optimal dan tidak perlu masuk ke rest area yang tidak sesuai dengan kebutuhannya,” tambahnya.
Rivan kembali mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa one way yang diterapkan atas diskresi Kepolisian. “Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” tuturnya.
Para pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta juga dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) yang telah dibuka secara fungsional. Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Untuk mendukung perencanaan perjalanan yang matang, Rivan menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol. Melalui Travoy, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time, mengetahui lokasi rest area beserta fasilitas dan kapasitasnya. Lihat grafis: 5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Selain itu, informasi ketersediaan SPBU maupun SPKLU juga dapat diakses. Dengan demikian, pengguna jalan dapat merencanakan pengisian bahan bakar maupun pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih optimal dan tidak perlu masuk ke rest area yang tidak sesuai dengan kebutuhannya,” tambahnya.
Rivan kembali mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa one way yang diterapkan atas diskresi Kepolisian. “Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” tuturnya.
(poe)
Lihat Juga :