Rusia Haramkan Jual Minyak ke Negara Pendukung Pembatasan Harga, G7 hingga Jepang

Kamis, 02 April 2026 - 08:11 WIB


Hal mengejutkan di tengah sikap keras Moskow, Amerika Serikat justru mengambil langkah mundur yang tak terduga. Departemen Keuangan AS secara sementara mencabut sanksi terhadap minyak Rusia yang dimuat ke kapal tanker sebelum 12 Maret 2026. Lisensi ini mengizinkan penjualan minyak Rusia hingga 11 April 2026.

Langkah AS ini dipicu oleh kepanikan pasar setelah penutupan Selat Hormuz yang melambungkan harga minyak hingga sentuh USD120 per barel. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent memperkirakan langkah ini akan memberikan pemasukan sekitar USD2 miliar bagi anggaran Rusia, namun dianggap perlu untuk menstabilkan pasokan dunia.

Akibat sanksi Barat, membuat Rusia selama ini terpaksa menjual minyaknya dengan diskon besar. Namun, data terbaru per 19 Maret 2026 menunjukkan tren yang berbalik 180 derajat.

Baca Juga: Purbaya Blak-blakan, Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak Tambah Defisit Rp6 Triliun
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!