Data Perdagangan Berjangka Kuartal I/2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp12.477 Triliun
Kamis, 02 April 2026 - 11:07 WIB
Ia juga menambahkan, sebagai bursa penyelenggara perdagangan akan terus meningkatkan layanan kepada semua pemangku kepentingan, tentunya dalam upaya untuk meningkatkan kinerja industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia. Melihat catatan transaksi sepanjang Kuartal I tahun 2026, kami proyeksikan tren pertumbuhan akan berlanjut sampai akhir tahun.
"Kami optimis, di akhir 2026 ini transaksi akan tumbuh di kisaran 20% dibandingkan tahun 2025. ICDX juga akan terus mendorong pertumbuhan transaksi multilateral, dimana transaksi ini merupakan solusi bagi para pelaku usaha untuk melakukan lindung nilai atas komoditas ," bebernbya.
Saat ini di ICDX, untuk transaksi multilateral ini terdapat 3 komoditas yang menjadi basis kontrak berjangka, yaitu Emas, Mata Uang dan Minyak Mentah. Terkait catatan transaksi, sepanjang tahun 2025, total volume transaksi di ICDX tercatat sebesar 10.334.487 lot dengan Notional Value sebesar Rp31.999 Triliun.
Dari total transaksi tersebut, transaksi Multilateral tercatat sebanyak 2.350.664 lot dengan notional value sebesar Rp427,5 Triliun. Sedangkan transaksi Sistem Perdagangan alternatif tercatat sebanyak 7.983.823 lot dengan Notional Value sebesar Rp31.572 Triliun.
"Kami optimis, di akhir 2026 ini transaksi akan tumbuh di kisaran 20% dibandingkan tahun 2025. ICDX juga akan terus mendorong pertumbuhan transaksi multilateral, dimana transaksi ini merupakan solusi bagi para pelaku usaha untuk melakukan lindung nilai atas komoditas ," bebernbya.
Saat ini di ICDX, untuk transaksi multilateral ini terdapat 3 komoditas yang menjadi basis kontrak berjangka, yaitu Emas, Mata Uang dan Minyak Mentah. Terkait catatan transaksi, sepanjang tahun 2025, total volume transaksi di ICDX tercatat sebesar 10.334.487 lot dengan Notional Value sebesar Rp31.999 Triliun.
Dari total transaksi tersebut, transaksi Multilateral tercatat sebanyak 2.350.664 lot dengan notional value sebesar Rp427,5 Triliun. Sedangkan transaksi Sistem Perdagangan alternatif tercatat sebanyak 7.983.823 lot dengan Notional Value sebesar Rp31.572 Triliun.
(akr)
Lihat Juga :