Purbaya Sebut Bank Dunia Lakukan Dosa Besar dan Salah Hitung

Kamis, 09 April 2026 - 16:25 WIB
Menteri Keuangan atau Menkeu Purbaya mengatakan, rilis Bank Dunia kemungkinan besar menghitung dampak inflasi harga minyak beberapa waktu belakang akibat tensi geopolitik di Timur Tengah. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tidak terima dengan prediksi World Bank (Bank Dunia) terkait rilis pertumbuhan ekonomi di Asia Timur dan Pasifik yang diproyeksikan melambat hingga 4,2% pada sisa tahun 2026. Bendahara negara menekankan optimismenya soal fundamental ekonomi nasional dan kinerja keuangan sejauh ini.

Purbaya mengatakan, rilis Bank Dunia kemungkinan besar menghitung dampak inflasi harga minyak beberapa waktu belakang akibat tensi geopolitik di Timur Tengah. Namun dia menitikberatkan ekonomi nasional mampu resiliensi di tengah ketidakpastian global sehingga ada salah perhitungan atas proyeksi.



"Triwulan pertama saja (pertumbuhan ekonomi) mungkin 5,5, 5,6 atau lebih. Berarti World Bank itu kita mau resesi (ekonomi), turun ke bawah sekali, setelah itu kan kalau rata-ratanya ke 4,6. Saya pikir World Bank salah hitung," kata Purbaya saat ditemui di kantor Kemenkeu, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga: Pidato di Davos, Prabowo: Kita Berkumpul saat Dunia Penuh Ketidakpastian

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!