Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Distribusi LPG lewat STS Kalbut
Minggu, 12 April 2026 - 09:36 WIB
Hal itu antara lain melalui dukungan infrastruktur seperti Ship-to-Ship(STS) Kalbut. Roberth menjelaskan, dalam implementasinya, Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi LPG nasional melalui optimalisasi sarana terintegrasi, mulai dari ketersediaan armada kapal untuk distribusi laut,skid tankuntuk distribusi darat, hingga peningkatan pengawasan di SPPBE, agen dan pangkalan resmi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap terjaga serta distribusi berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Keberadaanmothership STS Kalbut yang berperan sebagai pusat layanan transfer LPG utama di Perairan Teluk Kalbut, Situbondo, Jawa Timur. Fasilitas strategis ini menjadi simpul distribusi penting dalam proses bongkar muat LPG dari kapal tanker induk (mothership) ke kapal yang lebih kecil untuk selanjutnya disalurkan ke berbagai wilayah.
STS Kalbut yang telah beroperasi sejak tahun 1995 dengan luasan area laut mencapai 3,92 km² merupakan bagian dari Terminal BBM Tanjungwangi dan memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan bahwa STS Kalbut tidak hanya menopang distribusi LPG di Jawa Timur, tetapi juga menjangkau wilayah yang lebih luas. “Eksistensi STS Kalbut merupakan urat nadi energi Indonesia yang menjadi tulang punggung suplai LPG. Tidak hanya Jawa Timur, tetapi juga mencakup Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi,” ujarnya.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Keandalan Sarfas Jaga Distribusi Energi
Keberadaanmothership STS Kalbut yang berperan sebagai pusat layanan transfer LPG utama di Perairan Teluk Kalbut, Situbondo, Jawa Timur. Fasilitas strategis ini menjadi simpul distribusi penting dalam proses bongkar muat LPG dari kapal tanker induk (mothership) ke kapal yang lebih kecil untuk selanjutnya disalurkan ke berbagai wilayah.
STS Kalbut yang telah beroperasi sejak tahun 1995 dengan luasan area laut mencapai 3,92 km² merupakan bagian dari Terminal BBM Tanjungwangi dan memiliki peran vital dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan bahwa STS Kalbut tidak hanya menopang distribusi LPG di Jawa Timur, tetapi juga menjangkau wilayah yang lebih luas. “Eksistensi STS Kalbut merupakan urat nadi energi Indonesia yang menjadi tulang punggung suplai LPG. Tidak hanya Jawa Timur, tetapi juga mencakup Bali, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Kalimantan, hingga Sulawesi,” ujarnya.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Keandalan Sarfas Jaga Distribusi Energi
Lihat Juga :