Enlit Asia-Electricity Connect 2026 Kembali Digelar, Bidik Investor Potensial Kembangkan Energi Bersih

Jum'at, 17 April 2026 - 20:35 WIB
Penyelenggaraan tahun ini menonjolkan sejumlah area prioritas, mulai dari infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), digitalisasi jaringan, hingga peran energi nuklir dalam transisi energi. Agenda ini didukung penuh oleh Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) sebagai langkah konkret memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan arahan kebijakan (Policy Direction) yang jelas dalam menerjemahkan peta jalan pemerintah menjadi hasil nyata. PLN fokus pada akselerasi proyek energi baru terbarukan (EBT) dan penguatan sistem kelistrikan yang andal.

"Kami hadir untuk menunjukkan berbagai Quick Wins melalui digitalisasi jaringan (smart grid) dan penguatan sistem yang tangguh. Kami mengundang kolaborasi lintas batas untuk membangun infrastruktur yang mampu menjadi tulang punggung bagi kedaulatan ekonomi Indonesia dan ASEAN," kata Darmawan.

Selain fokus pada proyek skala besar seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Battery Energy Storage System (BESS), PLN juga tetap memprioritaskan aspek sosial melalui penguatan Program Listrik Desa (Lisdes). Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara ketahanan energi dan pemerataan akses listrik di seluruh pelosok negeri.

Ketua Umum MKI, Suroso Isnandar, menilai kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam ajang ini mencerminkan komitmen kuat dalam mendorong pengembangan sektor energi kawasan. Peran asosiasi industri dianggap krusial untuk menjembatani antara kebijakan pemerintah, kesiapan industri, dan inovasi teknologi terkini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!