Respons Evaluasi Terbaru MSCI, IHSG Terkoreksi 0,45% ke 7.560

Selasa, 21 April 2026 - 11:39 WIB
Indeks sektoral mayoritas berada di zona merah, mulai dari sektor energi, konsumer, properti, hingga keuangan. Kondisi ini turut menekan indeks saham unggulan lainnya, di mana indeks LQ45 tercatat turun 1,15 persen ke 747 dan indeks IDX30 merosot 0,46 persen ke posisi 399.

Sentimen utama pasar hari ini berfokus pada langkah MSCI yang memutuskan untuk tetap meninjau efektivitas reformasi transparansi pasar saham Indonesia. Meskipun MSCI masih membekukan faktor inklusi asing, lembaga tersebut mencatat adanya kemajuan melalui reformasi yang dilakukan oleh OJK, BEI, dan KSEI sejak rilis awal Januari 2026.

Baca Juga: Membaca Ruang Kenaikan Lanjutan IHSG Pekan Ini usai Gaspol ke 7.634

Hendrik menegaskan, pertemuan dengan perwakilan MSCI telah dilakukan untuk membahas klasifikasi pasar modal nasional di masa depan. Kendati demikian, ia menyatakan bahwa rincian teknis dari kesepakatan tersebut belum dapat diungkapkan kepada publik karena bersifat rahasia di antara kedua belah pihak.

Di tengah pelemahan indeks, beberapa saham tetap mencatatkan penguatan (top gainers), di antaranya PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) dan PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). Sebaliknya, saham-saham yang memimpin pelemahan (top losers) dihuni oleh PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIML) dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD).
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!