Deretan Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Big Caps Tekan IHSG

Sabtu, 25 April 2026 - 15:17 WIB
Pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) menjadi faktor utama yang menekan IHSG, berikut daftar dan besaran penurunannya. Foto/Dok
JAKARTA - Pergerakan saham- saham berkapitalisasi besar (big caps) menjadi faktor utama yang menekan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 20-24 April 2026. Sejumlah emiten unggulan dari sektor perbankan, telekomunikasi, hingga energi mencatatkan pelemahan signifikan dan menyeret indeks ke zona merah.

Berdasarkan data perdagangan, saham- saham dengan kapitalisasi pasar besar mencatat kontribusi negatif paling dominan terhadap IHSG. Beberapa di antaranya adalah BBRI yang turun 10,5% dalam sepekan, BBCA melemah 5,84%, serta TLKM yang terkoreksi 9,35%. Selain itu, saham BMRI juga turun 2,6%, memperkuat tekanan dari sektor perbankan yang selama ini menjadi penopang utama indeks.



Dari sektor energi dan sumber daya, tekanan lebih dalam terlihat pada saham BREN yang merosot 30,26% serta DSSA yang anjlok hingga 37,85%. Kedua saham ini memberikan kontribusi penurunan indeks yang signifikan, seiring besarnya kapitalisasi pasar yang dimiliki.

Baca Juga: IHSG Ambruk 6,61% dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Tergerus Jadi Rp12.736 Triliun
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!