Efek Domino Selat Hormuz: Pasokan Avtur Eropa Tercekik, 20 Ribu Penerbangan Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 - 07:47 WIB
Maskapai raksasa Jerman, resmi mengumumkan pembatalan masif sebanyak 20.000 penerbangan jarak pendek selama musim panas 2026. Foto/Dok
JAKARTA - Efek blokade Selat Hormuz imbas perang berkepanjangan antara Amerika Serikat atau AS-Israel melawan Iran meluas hingga Eropa. Maskapai raksasa Jerman, Lufthansa resmi mengumumkan pembatalan masif sebanyak 20.000 penerbangan jarak pendek selama musim panas 2026.

Langkah drastis ini diambil setelah harga bahan bakar pesawat (jet fuel) atau avtur melonjak tak terkendali akibat eskalasi perang di Timur Tengah. Kenaikan harga avtur yang berlipat ganda sejak dimulainya perang AS-Israel dengan Iran telah membuat banyak rute penerbangan dianggap tidak menguntungkan lagi bagi perusahaan.



Efek Domino Selat Hormuz: Pasokan Avtur Eropa Tercekik

Krisis ini berakar dari penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Perlu diketahui, wilayah Teluk adalah sumber utama bahan bakar penerbangan dunia, menyumbang sekitar 50% impor Eropa. Penutupan jalur nadi ini membuat distribusi avtur lumpuh dan harganya melambung ke titik tertinggi.

Baca Juga: Krisis Avtur Hantam California, Penerbangan Mulai Banyak Dibatalkan
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!