Krisis Avtur Hantam California, Penerbangan Mulai Banyak Dibatalkan

Minggu, 26 April 2026 - 08:43 WIB
loading...
Krisis Avtur Hantam...
Krisis pasokan bahan bakar pesawat (avtur) mulai menghantam California seiring terganggunya pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah. FOTO/Xinhua
A A A
LOS ANGELES - Krisis pasokan bahan bakar pesawat (avtur) mulai menghantam California seiring terganggunya pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah. Dampaknya, sejumlah penerbangan dibatalkan dan tarif tiket melonjak menjelang musim perjalanan.

Dikutip dari Xinhua Minggu (26/4), persediaan avtur di California tercatat anjlok lebih dari 25% dibandingkan puncaknya tahun lalu, turun menjadi sekitar 2,6 juta barel dari sebelumnya lebih dari 3,5 juta barel, berdasarkan data California Energy Commission.

Baca Juga: Iran Tak akan Izinkan Siapa Pun Ekspor Minyak dari Timur Tengah jika Teheran Tidak Bisa

Penurunan pasokan ini terjadi di tengah ketergantungan tinggi kilang lokal terhadap impor minyak mentah. Meski memiliki kapasitas produksi sekitar 200.000 barel avtur per hari, sekitar 61% pasokan minyak mentah California pada 2025 berasal dari luar negeri, sementara kontribusi produksi domestik terus menurun.

Kondisi tersebut diperparah oleh gangguan rantai pasokan global akibat konflik Timur Tengah, yang membuat distribusi energi menjadi tidak stabil. Keterisolasian relatif California dari jaringan pipa nasional juga menjadikannya lebih rentan terhadap krisis pasokan bahan bakar.



Profesor dari Paris 1 Pantheon-Sorbonne University, Mike Duignan, mengatakan dampak krisis ini mulai terasa langsung pada sektor penerbangan. "Kekurangan pasokan ini sudah memengaruhi rencana perjalanan musim panas, dengan pembatalan penerbangan dan kenaikan harga tiket," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Rekomendasi
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Berita Terkini
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved