Dikepung Blokade AS, Indonesia Dukung Hak Lintas Tanker Iran di Selat Lombok

Rabu, 06 Mei 2026 - 13:49 WIB
Pihak Washington mengeklaim blokade yang mereka terapkan tetap efektif dan telah menyebabkan kerugian pendapatan minyak yang signifikan bagi Iran. Pentagon memperkirakan sekitar 31 tanker masih tertahan di kawasan Teluk, sementara Komando Pusat AS mengeklaim telah melakukan pengalihan terhadap puluhan kapal sejak kebijakan blokade diberlakukan.

Baca Juga: Ini Respons RI usai 2 Kapal Tanker Iran Tembus Blokade AS dan Masuk Perairan Indonesia

Namun, klaim tersebut kontras dengan laporan media pemerintah Iran yang menyatakan puluhan kapal, termasuk tanker minyak, telah berhasil menembus pengawasan dalam waktu singkat. Munculnya kapal HUGE dan DERYA di perairan Indonesia memperkuat indikasi bahwa arus ekspor energi dari Timur Tengah menuju Asia Tenggara masih terus berlangsung melalui jalur-jalur alternatif.

Saat ini, otoritas maritim Indonesia terus melakukan pengawasan terhadap pergerakan kedua kapal tersebut guna memastikan aktivitas navigasi tetap berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Pengawasan ini dilakukan untuk menjamin keamanan navigasi di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) sekaligus menjaga stabilitas kawasan di tengah dinamika geopolitik global yang memanas.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!