PLN EPI Dorong Digitalisasi Pembibitan Mangrove di Cilacap

Kamis, 07 Mei 2026 - 18:17 WIB
Ia menambahkan bahwa sistem berbasis Internet of Things (IoT) memungkinkan proses penyiraman dilakukan secara otomatis dan terjadwal, serta dapat dipantau melalui perangkat ponsel. Hal ini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi tenaga kerja manual, serta menjaga kualitas bibit secara lebih konsisten.

"Tidak perlu lagi repot setiap hari menyiram, cukup dimonitor dari HP karena sistemnya sudah diatur mengikuti pola pasang surut air," jelasnya.

Program ini juga sejalan dengan upaya rehabilitasi pesisir, mengingat mangrove memiliki peran penting dalam menahan abrasi, menyerap karbon, serta menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, pengembangan pembibitan mangrove membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui produksi bibit berkualitas.

Sekretaris Camat Adipala Subianto, menyambut baik program tersebut dan menilai kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Dia berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi penguatan ekonomi masyarakat serta pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Hutan Wana Lestari Jaban Sukarto, mengungkapkan bahwa program ini memberikan perubahan signifikan dalam pengelolaan pembibitan mangrove di tingkat kelompok tani. “Dengan adanya sistem listrik dan digitalisasi ini, pekerjaan kami menjadi lebih ringan dan teratur. Kami juga lebih percaya diri dalam menghasilkan bibit yang berkualitas dan siap tanam,” ujar Jaban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!