Perluas Jangkauan Kopi Berkualitas, Ja~di Hadir lewat Ratusan Gerai Alfamidi
Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:24 WIB
Ja~di hadir membawa konsep kopi yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat melalui jaringan gerai Alfamidi di berbagai wilayah Indonesia. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Budaya menikmati kopi di Indonesia terus mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Kini, kopi bukan lagi sekadar identik dengan gaya hidup di coffee shop premium, tetapi sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat yang menginginkan minuman praktis, mudah ditemukan, dan tetap memiliki kualitas yang baik.
Melihat perubahan perilaku konsumen tersebut, brand kopi ritel Ja~di hadir membawa konsep kopi yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat melalui jaringan gerai Alfamidi di berbagai wilayah Indonesia. Dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun, Ja~di telah berkembang hingga memiliki lebih dari 500 store dan masih terus melakukan ekspansi ke sejumlah daerah lainnya. Baca juga: Konsumsi Kopi Setiap Hari Ternyata Mempengaruhi Otak, Ini Penjelasan Ahli
Kehadiran brand ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kopi berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau. Langkah tersebut dinilai relevan dengan tren konsumsi kopi nasional yang terus meningkat. Berdasarkan proyeksi berbagai lembaga industri, konsumsi kopi domestik Indonesia pada periode 2025/2026 diperkirakan mencapai 4,8 juta bag ukuran 60 kilogram atau setara sekitar 288 ribu ton.
Berbeda dengan sebagian brand kopi yang fokus menghadirkan pengalaman nongkrong dan suasana kafe, Ja~di justru memosisikan diri sebagai bagian dari pengalaman belanja harian masyarakat. Kehadiran booth Ja~di di jaringan Alfamidi memungkinkan konsumen membeli kopi sambil melakukan aktivitas rutin lainnya, seperti membeli kebutuhan rumah tangga, makanan ringan, atau minuman.
Melihat perubahan perilaku konsumen tersebut, brand kopi ritel Ja~di hadir membawa konsep kopi yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat melalui jaringan gerai Alfamidi di berbagai wilayah Indonesia. Dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun, Ja~di telah berkembang hingga memiliki lebih dari 500 store dan masih terus melakukan ekspansi ke sejumlah daerah lainnya. Baca juga: Konsumsi Kopi Setiap Hari Ternyata Mempengaruhi Otak, Ini Penjelasan Ahli
Kehadiran brand ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kopi berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau. Langkah tersebut dinilai relevan dengan tren konsumsi kopi nasional yang terus meningkat. Berdasarkan proyeksi berbagai lembaga industri, konsumsi kopi domestik Indonesia pada periode 2025/2026 diperkirakan mencapai 4,8 juta bag ukuran 60 kilogram atau setara sekitar 288 ribu ton.
Berbeda dengan sebagian brand kopi yang fokus menghadirkan pengalaman nongkrong dan suasana kafe, Ja~di justru memosisikan diri sebagai bagian dari pengalaman belanja harian masyarakat. Kehadiran booth Ja~di di jaringan Alfamidi memungkinkan konsumen membeli kopi sambil melakukan aktivitas rutin lainnya, seperti membeli kebutuhan rumah tangga, makanan ringan, atau minuman.
Lihat Juga :