IHSG Longsor ke Level 6.400, Purbaya Minta Investor Jangan Panik: Serok Bawah Sekarang

Senin, 18 Mei 2026 - 16:19 WIB
Guna menahan efek domino kejatuhan pasar saham terhadap nilai tukar Rupiah, Kemenkeu meluncurkan strategi intervensi agresif di pasar Surat Berharga Negara (SBN) melalui mekanisme stabilitas pasar obligasi. Langkah ini dirancang untuk membentengi psikologis investor asing dari kepanikan.

"Nanti kita juga akan masuk ke bond market mulai hari ini. Minggu lalu udah masuk tapi hanya sedikit, mulai hari ini akan kita masuk dengan lebih signifikan lagi sehingga pasar obligasinya terkendali, sehingga asing yang pegang obligasi enggak keluar karena takut misalnya ada capital loss gara-gara harga obligasi turun. Itu kan bisa membantu pergerakan rupiah sedikit,” jelas Purbaya.

Adapun mengenai kekhawatiran pasar yang mulai membandingkan situasi depresiasi Rupiah dan kejatuhan IHSG saat ini dengan krisis moneter hebat pada tahun 1997-1998 silam, Purbaya secara tegas membantah narasi tersebut.

Menurutnya, struktur dan respons kebijakan fiskal-moneter saat ini jauh lebih matang, serta tidak ada gejolak ketidakstabilan sosial-politik seperti masa lalu. Baca Juga: Pelajaran Terbesar dari MSCI Rebalancing Mei 2026 dan Kejatuhan Pasar Modal Indonesia

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!