Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Senin, 18 Mei 2026 - 16:40 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, investor global masih wait and see masuk ke pasar saham Indonesia di tengah agenda transformasi integritas pasar modal. Foto/Dok
JAKARTA - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, investor global masih wait and see masuk ke pasar saham Indonesia di tengah agenda transformasi integritas pasar modal . Menurutnya, investor asing cenderung mau melihat hasil dari keberhasilan dan keberlanjutan agenda transformasi yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO). Hal tersebut membuat arus dana asing saat ini belum banyak masuk ke pasar saham Indonesia.
"Saya menekankan secara khusus kepada mereka terkait reformasi pasar modal. Langkah OJK sejauh ini sudah tepat, tetapi kita harus akui bahwa sebagian investor global masih 'wait and see', apakah implementasinya bisa konsisten sehingga meningkatkan kredibilitas pasar modal," ujar Luhut dalam unggahan sosial media resmi miliknya, saat melakukan Rapat Bersama OJK, Senin (18/5/2026).
Luhut mengaku, beberapa waktu lalu ia sempat menjalin pertemuan dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mendengar pandangan terhadap pasar modal RI. Menurutnya, MSCI menaruh harapan besar terhadap keberhasilan agenda reformasi integritas pasar modal Indonesia.
Baca Juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Ambruk 1,4% ke Level 6.628
"Saya menekankan secara khusus kepada mereka terkait reformasi pasar modal. Langkah OJK sejauh ini sudah tepat, tetapi kita harus akui bahwa sebagian investor global masih 'wait and see', apakah implementasinya bisa konsisten sehingga meningkatkan kredibilitas pasar modal," ujar Luhut dalam unggahan sosial media resmi miliknya, saat melakukan Rapat Bersama OJK, Senin (18/5/2026).
Luhut mengaku, beberapa waktu lalu ia sempat menjalin pertemuan dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mendengar pandangan terhadap pasar modal RI. Menurutnya, MSCI menaruh harapan besar terhadap keberhasilan agenda reformasi integritas pasar modal Indonesia.
Baca Juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Ambruk 1,4% ke Level 6.628
Lihat Juga :