Indodax Dorong Generasi Muda Mulai Investasi di Tengah Maraknya Pinjol

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:25 WIB
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebanyak 48,65 persen kredit macet pinjaman online per Maret 2026 berasal dari kelompok usia 19–34 tahun. Pada periode yang sama, outstanding pinjol nasional mencapai Rp101,03 triliun atau tumbuh 26,25 persen secara tahunan, sementara total utang BNPL mencapai Rp28,3 triliun dari 30,81 juta pengguna.

Aloysia menilai kondisi tersebut mencerminkan pentingnya pengelolaan keuangan yang lebih disiplin di tengah kemudahan akses layanan keuangan digital. Ia menekankan bahwa membangun kesehatan finansial tidak harus dimulai dari nominal besar, melainkan dari konsistensi dalam menyisihkan dana untuk investasi.

"Langkah sederhana seperti menyisihkan setidaknya 5 persen dana dingin dari penghasilan untuk investasi rutin dapat membentuk disiplin finansial dalam jangka panjang," kata Aloysia.

Menurut dia, pinjol dan BNPL pada dasarnya merupakan instrumen keuangan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Namun, tanpa pengelolaan yang bijak, kemudahan akses tersebut berpotensi mendorong perilaku konsumtif yang dapat mengganggu stabilitas finansial di masa depan.

OJK juga mencatat rasio kredit bermasalah pinjol (TWP90) per Maret 2026 sebesar 4,52 persen, yang menunjukkan masih adanya tantangan dalam pengelolaan utang konsumtif di tengah meningkatnya inklusi keuangan digital.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!