Kurangi Impor BBM, Prabowo Kaji Bensin Berbahan Bakar CPO

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:40 WIB
Selain sawit, pemerintah juga akan mengembangkan diversifikasi energi melalui hilirisasi sektor pertambangan. Batu bara akan diolah menggunakan teknologi gasifikasi untuk menghasilkan bahan bakar cair dan gas sebagai alternatif energi. “Kita juga akan produksi solar dan gas dari batu bara. Kita juga bisa produksi energi untuk masak dengan sangat murah, dengan limbah-limbah dan batang-batang jagung,” kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Purbaya Tak Segan-segan Copot Pimpinan Bea Cukai

Di sektor ketenagalistrikan, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dalam skala besar. Dalam tiga tahun ke depan, Indonesia menargetkan kapasitas listrik dari energi surya mencapai 100 gigawatt.

Langkah tersebut akan diintegrasikan dengan percepatan pengembangan kendaraan listrik nasional, baik roda dua maupun roda empat, guna mengurangi konsumsi BBM berbasis fosil. Menurut dia, kombinasi kebijakan energi tersebut diharapkan mampu menghapus ketergantungan terhadap impor BBM sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Selain itu, penghematan devisa negara menjadi salah satu tujuan utama dari strategi tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!