Purbaya Santai Tanggapi Rupiah Tembus Rp17.800: Nggak Ada Masalah

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:58 WIB
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini fokus memperkuat pasar obligasi sebagai langkah mitigasi di tengah pelemahan rupiah. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan kepercayaan investor.

Menurut Purbaya, terdapat fenomena menarik di pasar surat utang, di mana imbal hasil obligasi (bond yield) justru mengalami penurunan meski rupiah melemah. Kondisi ini dipicu aksi beli oleh institusi pemerintah untuk menjaga yield tetap kompetitif.

"Walaupun rupiah melemah, bond yield-nya turun karena aksi dari pemerintah dan bendahara untuk sedikit membeli supaya yield terkendali. Selama bond market terkendali, kemampuan investor asing untuk masuk juga terjaga," ujarnya.

Dia menambahkan, stabilitas pasar obligasi menjadi kunci untuk menjaga aliran modal asing tetap masuk ke Indonesia. Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah juga mencatat adanya arus masuk modal asing ke pasar surat utang domestik.

Baca Juga: Prabowo Beli 1.098 Ekor Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar, Purbaya: Saya Nggak Tahu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!