Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah

Jum'at, 29 Mei 2026 - 20:17 WIB


Sofwan menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, stimulus ini ditargetkan mampu menggerakkan jutaan warga kelas menengah untuk kembali melakukan perjalanan dan membelanjakan uang mereka. "Setidaknya, kebijakan ini bisa mendongkrak lagi daya beli yang sempat merosot," imbuhnya.

Mengapa pemerintah sampai harus "menombok" tarif transportasi demi kelas menengah? Jawabannya sederhana, kelas menengah adalah tulang punggung utama perekonomian Indonesia. Jika kelompok masyarakat ini menahan belanja karena takut akan ketidakpastian ekonomi global, maka pertumbuhan ekonomi nasional terancam macet total.

"Ketahanan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada stabilitas belanja konsumsi kelas menengah. Diskon dan insentif di sektor transportasi ini, menurut saya, salah satu upaya untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi," tegas Sofwan.

Dengan adanya paket stimulus ini, masyarakat tidak hanya diuntungkan dari sisi ongkos mudik atau wisata yang lebih hemat, namun secara tidak langsung ikut serta dalam misi penyelamatan stabilitas ekonomi nasional agar tetap berputar di tengah bayang-bayang resesi global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!