BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Selasa, 02 Juni 2026 - 13:07 WIB
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada periode Januari-April 2026 mencapai USD92,15 miliar atau tumbuh 5,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama ditopang sektor industri pengolahan yang naik 9,78 persen menjadi USD75,57 miliar.
Dari sisi pasar, tiga negara utama tujuan ekspor nonmigas Indonesia adalah Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Ketiganya menyumbang 44,52 persen dari total ekspor nonmigas nasional sepanjang empat bulan pertama 2026.
China masih menjadi tujuan ekspor terbesar dengan nilai USD22,76 miliar atau 25,93 persen dari total ekspor nonmigas. Disusul Amerika Serikat sebesar USD10,17 miliar atau 11,59 persen dan India USD6,14 miliar atau 7 persen.
Komoditas utama ekspor ke Tiongkok meliputi besi dan baja, nikel beserta turunannya, serta bahan bakar mineral. Sementara itu, ekspor ke Amerika Serikat didominasi mesin dan perlengkapan elektrik, alas kaki, serta pakaian dan aksesori rajutan.
Di sisi lain, nilai impor Indonesia hingga April 2026 tercatat USD86,51 miliar atau meningkat 13,40 persen secara tahunan. Impor nonmigas mencapai USD73,58 miliar naik 12,70 persen, sedangkan impor migas sebesar USD12,93 miliar atau meningkat 17,58 persen.
Dari sisi pasar, tiga negara utama tujuan ekspor nonmigas Indonesia adalah Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Ketiganya menyumbang 44,52 persen dari total ekspor nonmigas nasional sepanjang empat bulan pertama 2026.
China masih menjadi tujuan ekspor terbesar dengan nilai USD22,76 miliar atau 25,93 persen dari total ekspor nonmigas. Disusul Amerika Serikat sebesar USD10,17 miliar atau 11,59 persen dan India USD6,14 miliar atau 7 persen.
Komoditas utama ekspor ke Tiongkok meliputi besi dan baja, nikel beserta turunannya, serta bahan bakar mineral. Sementara itu, ekspor ke Amerika Serikat didominasi mesin dan perlengkapan elektrik, alas kaki, serta pakaian dan aksesori rajutan.
Di sisi lain, nilai impor Indonesia hingga April 2026 tercatat USD86,51 miliar atau meningkat 13,40 persen secara tahunan. Impor nonmigas mencapai USD73,58 miliar naik 12,70 persen, sedangkan impor migas sebesar USD12,93 miliar atau meningkat 17,58 persen.
Lihat Juga :