Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang

Jum'at, 05 Juni 2026 - 14:26 WIB
Ia menjelaskan BPA atau Bisphenol A memiliki karakteristik yang menyerupai hormon sintetis sehingga paparan dalam jangka panjang menjadi perhatian sejumlah kalangan kesehatan. Oleh karena itu, penggunaan kemasan yang bersentuhan langsung dengan air minum perlu mendapat pengawasan, terutama jika digunakan secara berulang dalam waktu lama.

Dr. Djaja menuturkan bahwa air minum galon merupakan kebutuhan yang digunakan setiap hari oleh masyarakat, baik untuk diminum langsung, memasak, maupun membuat susu. Karena itu, perhatian terhadap keamanan kemasan dinilai sama pentingnya dengan memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi.

Menurut dia, konsumen dapat mengenali jenis plastik kemasan melalui kode identifikasi yang tertera pada bagian bawah wadah. Kode tersebut menunjukkan jenis material plastik yang digunakan dalam kemasan.

“Yang namanya plastik itu kan karbon. Mereka punya kategori macam-macam, 1 sampai 7. Setiap kali kalau kita punya galon kita lihat di bawah, itu ada tulisannya 1 sampai 7. Nah yang 7 itu sebenarnya mengandung BPA,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa isu BPA tidak berasal dari air minum yang dikemas, melainkan berkaitan dengan material kemasan polikarbonat yang digunakan untuk menampung air tersebut. Oleh sebab itu, pemahaman konsumen mengenai jenis kemasan menjadi bagian penting dalam upaya meminimalkan potensi paparan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!