Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!

Selasa, 09 Juni 2026 - 07:46 WIB
Bermain Dua Kaki di Tengah Amukan Sanksi Donald Trump

Pengakuan ini sangat menarik karena di balik layar, AS dan Uni Eropa sebenarnya telah berulang kali melancarkan tekanan hebat agar India menyetop pasokan minyak dari Moskow. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent bahkan secara terbuka menuduh India dan China ikut mendanai mesin perang Rusia.

Saling sikut di sektor energi ini bahkan sempat memicu perang dagang. Pada Agustus 2025 lalu, pemerintahan AS nekat menjatuhkan tarif impor sebesar 50% terhadap produk India-di mana setengahnya merupakan tarif hukuman karena New Delhi bandel membeli minyak Rusia.

Namun, karena posisi India terlalu kuat sebagai hub ekonomi Asia, Washington akhirnya terpaksa melunak. Awal tahun 2026 ini, AS resmi menurunkan tarif tersebut menjadi 18% setelah kedua negara menyepakati perjanjian dagang baru.

Keberanian India ini didasarkan pada insting bertahan hidup sebuah negara besar. India adalah raksasa dengan populasi raksasa yang sebagian besar kebutuhan energinya bergantung penuh pada impor luar negeri.

Ketika Selat Hormuz membara akibat konflik Iran dan pasokan Timur Tengah terancam macet, menuruti kemauan politik AS untuk memboikot Rusia sama saja dengan bunuh diri ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!