Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB
Ia menambahkan, dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan, termasuk insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN), diharapkan dapat membantu meningkatkan minat masyarakat untuk memiliki hunian. Faktor desain yang fleksibel dan konsep ramah lingkungan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Untuk menjaga kinerja usaha, HBAT menjalankan sejumlah strategi, antara lain mempercepat penyelesaian unit hunian yang telah memasuki tahap akhir pembangunan, mengoptimalkan proses perencanaan dan konstruksi proyek baru, serta memperkuat strategi pemasaran guna meningkatkan daya tarik produk di tengah persaingan yang semakin ketat.

Meski tergolong pengembang baru di Minahasa, Sulawesi Utara, HBAT mengklaim mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis secara stabil di tengah persaingan dengan puluhan pengembang yang telah lebih dulu beroperasi. Perseroan mengandalkan pengembangan kawasan perumahan yang terintegrasi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung.

Selain itu, perusahaan terus memperkuat kualitas bangunan, desain, dan infrastruktur kawasan, serta mendorong inovasi produk dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Strategi lain yang dijalankan mencakup transformasi digital, pemasaran kreatif, penguatan legalitas dan transparansi, serta penerapan konsep bangunan hijau dan pembangunan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan HBAT, Andrie Rianto, mengatakan penjualan perseroan sepanjang 2025 mencapai Rp24,53 miliar atau setara 33,6% dari target penjualan sebesar Rp73,02 miliar. Meski menghadapi tekanan pasar, perseroan tetap mampu membukukan laba komprehensif sebesar Rp2,7 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!