PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:03 WIB
Proses hot tap merupakan teknik penyambungan pipa baru ke jaringan pipa utama yang tetap beroperasi tanpa menghentikan aliran gas. Pekerjaan ini dilakukan pada pipa dengan laju alir sekitar 300 juta kaki kubik per hari dan tekanan 1.096 psi di kedalaman laut 29 meter tanpa menimbulkan kebocoran, sehingga termasuk tahapan dengan tingkat risiko dan kompleksitas teknis yang tinggi.

Menurut Rakhmad, proyek selanjutnya akan memasuki tahap commissioning dan pengaliran gas awal sekitar 25 juta kaki kubik per hari untuk mendukung kebutuhan sistem kelistrikan Batam.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan proses commissioning direncanakan berlangsung pada pekan depan. Saat ini, tim SKK Migas tengah menyiapkan pasokan gas agar aliran gas dari Natuna dapat mulai masuk ke pasar domestik.

"Paralel saat ini, tim SKK Migas sedang menyiapkan gas untuk commissioning-nya agar gas dari Natuna untuk pertama kalinya dapat mengalir ke Republik Indonesia, yang sudah ditunggu-tunggu sejak bertahun-tahun lamanya," ujar Djoko.

Bagi PLN EPI, pasokan gas Natuna akan memperkuat ketersediaan energi primer untuk pembangkit listrik di Sumatera dan Batam, terutama PLTGU Tanjung Uncang berkapasitas 135,29 megawatt (MW) dan PLTGU IPP Tanjung Uncang milik PT Energi Listrik Batam (ELB) berkapasitas 109,4 MW. PLN EPI juga telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas dengan West Natuna Exploration Limited (WNEL) untuk pasokan hingga 111 juta kaki kubik gas per hari selama periode 2027-2037.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!