Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Kamis, 25 Juni 2026 - 17:39 WIB
Lini bisnis perbankan melalui PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) masih menjadi penopang utama jalannya bisnis perseroan dengan kontribusi mayoritas sebesar 45,1 persen dari total pendapatan konsolidasian. Sementara sisa pendapatan lainnya disumbang oleh MNC Life sebesar 18,7 persen, MNC Insurance 13,3 persen, dan MNC Sekuritas sebesar 6,8 persen.
Selain itu, kontribusi pendapatan juga mengalir dari segmen pembiayaan dan teknologi digital perseroan. Unit usaha tersebut meliputi MNC Finance sebesar 6,1 persen, MNC Leasing 4,6 persen, serta unit finansial berbasis teknologi PT MNC Teknologi Nusantara sebesar 3,6 persen, dan pendapatan lainnya sebesar 1,8 persen.
Dari sisi neraca keuangan, posisi jumlah aset konsolidasian perseroan bergerak menguat hingga mencapai Rp29,04 triliun pada akhir tahun 2025. Di sisi lain, total liabilitas konsolidasian tercatat sebesar Rp23,62 triliun, sehingga menempatkan posisi ekuitas konsolidasian BCAP berada di level Rp5,42 triliun.
Selain mengesahkan angka keuangan, pemegang saham dalam RUPST tersebut menyepakati langkah penyegaran organisasi dengan mengubah komposisi anggota direksi perseroan. Rapat menyetujui pengangkatan Aan Setiawandi dan Susanty Tjandra Sanusi sebagai direktur baru, mendampingi Mashudi Hamka yang kembali dipercaya menjabat Direktur Utama.
Baca Juga: Lanjutkan Pertumbuhan Bisnis, BCAP Catat Kenaikan Laba Bersih 130,1% di 2025
Selain itu, kontribusi pendapatan juga mengalir dari segmen pembiayaan dan teknologi digital perseroan. Unit usaha tersebut meliputi MNC Finance sebesar 6,1 persen, MNC Leasing 4,6 persen, serta unit finansial berbasis teknologi PT MNC Teknologi Nusantara sebesar 3,6 persen, dan pendapatan lainnya sebesar 1,8 persen.
Dari sisi neraca keuangan, posisi jumlah aset konsolidasian perseroan bergerak menguat hingga mencapai Rp29,04 triliun pada akhir tahun 2025. Di sisi lain, total liabilitas konsolidasian tercatat sebesar Rp23,62 triliun, sehingga menempatkan posisi ekuitas konsolidasian BCAP berada di level Rp5,42 triliun.
Selain mengesahkan angka keuangan, pemegang saham dalam RUPST tersebut menyepakati langkah penyegaran organisasi dengan mengubah komposisi anggota direksi perseroan. Rapat menyetujui pengangkatan Aan Setiawandi dan Susanty Tjandra Sanusi sebagai direktur baru, mendampingi Mashudi Hamka yang kembali dipercaya menjabat Direktur Utama.
Baca Juga: Lanjutkan Pertumbuhan Bisnis, BCAP Catat Kenaikan Laba Bersih 130,1% di 2025
Lihat Juga :