Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:21 WIB
Diterangkan juga bahwa kemitraan ini menyatukan teknologi blockchain kelas dunia milik OKX dengan infrastruktur pasar tepercaya milik ICE untuk membantu membangun sistem keuangan yang lebih modern, transparan, dan tangguh bagi masa depan.

"Secara pribadi, saya antusias dengan prospek dampak sosial yang dapat dihadirkan teknologi blockchain: demokratisasi keuangan, yang membawa layanan keuangan dasar kepada masyarakat yang selama ini kurang terlayani," jelasnya.

“Joint venture ICE-OKX adalah satu langkah menuju pembangunan infrastruktur yang akan menentukan cara kerja pasar global dalam beberapa dekade mendatang,” ujar Trabue Bland, Senior Vice President, Futures Exchanges di ICE.

Baca Juga: ICE Tanam Modal di OKX, Valuasi Capai USD25 Miliar



“Tolok ukur (benchmark) global dan teknologi pasar teregulasi milik ICE telah memperoleh kepercayaan dari institusi dan trader di seluruh dunia. Kini, melalui kemitraan kami dengan OKX, kami berupaya memperluas jangkauan tersebut kepada 120 juta trader ritel OKX," paparnya.

Kelanjutan dari Hubungan Strategis ICE dan OKX

Pembentukan joint venture ini merupakan kelanjutan dari investasi strategis ICE pada OKX yang diumumkan pada Maret 2026. Dalam kesepakatan tersebut, ICE menanamkan investasi minoritas senilai sekitar USD200 juta pada OKX dengan valuasi sekitar USD25 miliar, sebagaimana dilaporkan sejumlah media keuangan, sekaligus membangun kerangka kolaborasi komersial — termasuk untuk distribusi ekuitas yang ditokenisasi melalui platform OKX.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!