Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
Sabtu, 04 Juli 2026 - 16:42 WIB
”Mulai dari pengawasan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), pengembangan sistem pengendalian internal dalam memastikan kualitas pelayanan dan infrastruktur jalan tol yang disebut dengan Troops, JMTC sebagai pusat kendali operasional, hingga aplikasi Travoy sebagai ekosistem layanan digital bagi pengguna jalan tol," ujar Rivan.
Menurut Rivan, kemampuan menghadirkan atau menciptakan nilai tambah (value creation) di setiap kilometer perjalanan juga menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan Jasa Marga. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui rejuvenasi rest area yang dikembangkan sebagai destinasi wisata, tidak lagi sekadar tempat singgah.
Melalui teknologi dan berbagai inovasi pelayanan yang terus kami kembangkan, Jasa Marga mampu memenuhi dinamika ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi. ”Semangat melayani sepenuh hati bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sudah menjadi keharusan dan kewajiban bagi seluruh Roadster Jasa Marga dalam memberikan kinerja terbaiknya kepada 3,5 juta kendaraan yang kami layani setiap hari," tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi expert sharing session. Prof Mohammed Ali Berawi memaparkan materi bertajuk Building Smart, Sustainable, and Connected Mobility Ecosystems.
Ia menjelaskan pembangunan ekosistem mobilitas yang cerdas dapat dilakukan melalui tiga pilar utama, yaitu hardware, software, dan brainware. Ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan agar mampu menghadirkan sistem transportasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, strategi bisnis harus mampu menjawab kebutuhan pelanggan. Mobilitas yang cerdas juga harus saling terintegrasi ke dalam sebuah ekosistem.
Menurut Rivan, kemampuan menghadirkan atau menciptakan nilai tambah (value creation) di setiap kilometer perjalanan juga menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan Jasa Marga. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui rejuvenasi rest area yang dikembangkan sebagai destinasi wisata, tidak lagi sekadar tempat singgah.
Melalui teknologi dan berbagai inovasi pelayanan yang terus kami kembangkan, Jasa Marga mampu memenuhi dinamika ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi. ”Semangat melayani sepenuh hati bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sudah menjadi keharusan dan kewajiban bagi seluruh Roadster Jasa Marga dalam memberikan kinerja terbaiknya kepada 3,5 juta kendaraan yang kami layani setiap hari," tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi expert sharing session. Prof Mohammed Ali Berawi memaparkan materi bertajuk Building Smart, Sustainable, and Connected Mobility Ecosystems.
Ia menjelaskan pembangunan ekosistem mobilitas yang cerdas dapat dilakukan melalui tiga pilar utama, yaitu hardware, software, dan brainware. Ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan agar mampu menghadirkan sistem transportasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, strategi bisnis harus mampu menjawab kebutuhan pelanggan. Mobilitas yang cerdas juga harus saling terintegrasi ke dalam sebuah ekosistem.
Lihat Juga :