Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi

Minggu, 05 Juli 2026 - 12:50 WIB
Manfaat ekonomi digital masih lebih banyak dinikmati sebagai sarana konsumsi dibandingkan sebagai sumber penghasilan. Sementara ukuran keberhasilan tidak cukup dilihat dari besarnya transaksi. Foto/Dok
JAKARTA - Perkembangan ekonomi digital Indonesia saat ini dinilain belum sepenuhnya mencerminkan semakin banyaknya masyarakat yang memanfaatkan internet untuk kegiatan produktif. Padahal pertumbuhan ekonomi digital Indonesia selama beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan pesat.

Adapun, jumlah pengguna internet terus meningkat, transaksi e-commerce semakin ramai, dan nilai ekonomi digital nasional telah mencapai sekitar USD100 miliar. Namun Peneliti NEXT Indonesia Center Rezky Reza Pratama memberikan catatan bahwa, pertumbuhan ekonomi digital tersebut masih lebih banyak didorong oleh masyarakat yang menjadi konsumen melalui berbagai platform digital dibandingkan sebagai pelaku usaha digital .



“Manfaat ekonomi digital masih lebih banyak dinikmati sebagai sarana konsumsi dibandingkan sebagai sumber penghasilan. Sementara ukuran keberhasilan tidak cukup dilihat dari besarnya transaksi, tetapi juga dari berapa banyak masyarakat yang mampu memperoleh penghasilan melalui platform digital," ujar Reza dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/7/2026).

Baca Juga: Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya



Pihaknya menambahkan, temuan tersebut merupakan salah satu hasil riset NEXT Indonesia Center bertajuk “Perilaku Digital Kelas Menengah” yang mengulas perilaku penggunaan internet berdasarkan kelas ekonomi masyarakat menggunakan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!