Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Minggu, 05 Juli 2026 - 12:50 WIB
Hasil riset menunjukkan jumlah masyarakat yang membeli barang atau jasa secara daring meningkat tajam dalam enam tahun terakhir. Pada 2019, pembeli daring tercatat sekitar 14,9 juta orang. Angka tersebut melonjak menjadi 54 juta orang pada 2025 atau bertambah sekitar 39,1 juta orang.
Sebaliknya, pertumbuhan pelaku usaha digital masih tertinggal. Jumlah masyarakat yang memanfaatkan internet untuk berjualan hanya naik dari 5,9 juta orang pada 2019 menjadi 9,7 juta orang pada 2025. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, jumlahnya cenderung datar di kisaran 9 juta orang.
Baca Juga: Percepatan Implementasi 5G Jadi Kunci Daya Saing Ekonomi Digital
Menurut Reza, perbedaan pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa ekosistem e-commerce Indonesia masih lebih kuat sebagai pasar konsumsi dibandingkan sebagai ruang tumbuhnya pelaku usaha baru.
"Platform digital berhasil memudahkan masyarakat berbelanja, namun jumlah masyarakat yang mampu naik kelas menjadi pelaku usaha digital belum bertambah secepat pertumbuhan konsumennya. Ini menjadi tantangan besar bagi agenda ekonomi digital Indonesia," ungkapnya.
Reza menjelaskan, juga menemukan bahwa kemampuan memanfaatkan internet untuk kegiatan ekonomi berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi kelas ekonomi seseorang, semakin besar peluangnya memanfaatkan internet untuk aktivitas yang menghasilkan nilai ekonomi.
Sebaliknya, pertumbuhan pelaku usaha digital masih tertinggal. Jumlah masyarakat yang memanfaatkan internet untuk berjualan hanya naik dari 5,9 juta orang pada 2019 menjadi 9,7 juta orang pada 2025. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, jumlahnya cenderung datar di kisaran 9 juta orang.
Baca Juga: Percepatan Implementasi 5G Jadi Kunci Daya Saing Ekonomi Digital
Menurut Reza, perbedaan pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa ekosistem e-commerce Indonesia masih lebih kuat sebagai pasar konsumsi dibandingkan sebagai ruang tumbuhnya pelaku usaha baru.
"Platform digital berhasil memudahkan masyarakat berbelanja, namun jumlah masyarakat yang mampu naik kelas menjadi pelaku usaha digital belum bertambah secepat pertumbuhan konsumennya. Ini menjadi tantangan besar bagi agenda ekonomi digital Indonesia," ungkapnya.
Reza menjelaskan, juga menemukan bahwa kemampuan memanfaatkan internet untuk kegiatan ekonomi berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi kelas ekonomi seseorang, semakin besar peluangnya memanfaatkan internet untuk aktivitas yang menghasilkan nilai ekonomi.
Lihat Juga :