Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026

Kamis, 09 Juli 2026 - 21:14 WIB
GREAT Heritage Protector menawarkan kombinasi antara perlindungan jiwa jangka panjang dan akumulasi kekayaan melalui imbal hasil tetap (Guaranteed Crediting Rate) selama 10 tahun pertama Polis. Produk ini didukung oleh investasi pada obligasi pemerintah berdenominasi USD, sehingga dapat memberikan struktur perlindungan dan perencanaan aset yang lebih stabil bagi nasabah dengan profil risiko konservatif.

Selain itu, nasabah juga memperoleh bonus loyalitas sebesar 3% dari Premi tunggal pada akhir tahun Polis ke-10, yang akan ditambahkan ke nilai akun untuk mendukung pertumbuhan nilai tunai Polis. Keunggulan lain dari GREAT Heritage Protector terletak pada mekanisme crediting rate yang ditetapkan secara berkala berdasarkan tranche.

Baca Juga: Ekspansi dan Perluas Jangkauan Retail SME, Great Eastern Fokus Pengembangan Agen



Setelah nasabah membeli polis, crediting rate yang berlaku akan terkunci dan dijamin hingga akhir tahun polis ke-10. Mekanisme ini memberikan kepastian yang lebih jelas bagi nasabah dalam menyusun rencana perlindungan dan akumulasi aset jangka panjang.

Sejak diluncurkan, GREAT Heritage Protector menunjukkan penerimaan pasar yang kuat. Hanya dalam waktu empat bulan sejak peluncuran, produk ini berhasil membukukan mencapai 128% dari target tahunan, serta berkontribusi sekitar 26% terhadap total produksi perusahaan.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk ini mampu menjawab kebutuhan nasabah yang mencari solusi perlindungan jiwa dengan potensi akumulasi kekayaan yang lebih terencana, khususnya melalui instrumen berbasis USD.

Selain inovasi produk, Great Eastern Life Indonesia juga meraih penghargaan atas implementasi Employee Benefits Quotation System (EBQS), sebuah platform digital end-to-end yang mentransformasi proses penyusunan proposal hingga penerbitan Polis asuransi kumpulan.

Dalam bisnis Employee Benefits, kebutuhan setiap nasabah korporasi umumnya bersifat spesifik dan membutuhkan solusi yang disesuaikan dengan profil perusahaan, manfaat yang dipilih, jumlah peserta, riwayat klaim, hingga ketentuan khusus yang berlaku.

Sebelum implementasi EBQS, proses penyusunan proposal masih dilakukan melalui spreadsheet, perhitungan manual, serta koordinasi lintas fungsi yang memerlukan waktu panjang dan berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dalam pengelolaan data.

Melalui EBQS, proses tersebut kini terintegrasi dalam satu platform digital yang mencakup premium engine, case conflict management, tailor-made benefits, special conditions, eQuotation, eKYC, integrasi ke sistem back-end, reporting, ePolicy, serta eBilling atau eInvoice.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!