Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
Jum'at, 10 Juli 2026 - 13:06 WIB
“Sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga memastikan ekosistem infrastruktur pendukung jalan tol mampu beradaptasi dengan kebutuhan transportasi masa depan. Melalui kesiapan rest area dan sinergi bersama Pertamina, kami mendukung implementasi Biosolar B50 agar pengguna jalan, termasuk kendaraan logistik, dapat mengakses layanan energi yang sejalan dengan agenda transisi energi nasional,” katanya.
Rivan menambahkan, Jasa Marga terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan bisnis perusahaan. Termasuk melalui pengembangan layanan jalan tol dan rest area yang semakin responsif terhadap isu keberlanjutan.
“Dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk berkontribusi dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong transportasi yang lebih berkelanjutan. Kami percaya rest area memiliki peran yang semakin strategis, bukan hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai simpul layanan yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan transisi energi,” tambahnya. Baca juga: Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Ke depan, penyediaan layanan Biosolar B50 akan dilakukan secara bertahap pada titik SPBU di koridor rest area yang berada di ruas Jasa Marga Group lainnya, dengan menyesuaikan kesiapan sarana, keandalan pasokan, serta regulasi teknis yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi rest area Jasa Marga Group sebagai ruang pelayanan publik yang semakin adaptif, andal, dan selaras dengan arah pengembangan transportasi berkelanjutan.
Melalui dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga memperkuat peran rest area sebagai bagian penting dari ekosistem layanan jalan tol. Jasa Marga akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah, Mitra, dan pemangku kepentingan terkait dalam menghadirkan layanan jalan tol yang tidak hanya mendukung kelancaran mobilitas, tetapi juga berkontribusi pada agenda ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Rivan menambahkan, Jasa Marga terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pengelolaan bisnis perusahaan. Termasuk melalui pengembangan layanan jalan tol dan rest area yang semakin responsif terhadap isu keberlanjutan.
“Dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk berkontribusi dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong transportasi yang lebih berkelanjutan. Kami percaya rest area memiliki peran yang semakin strategis, bukan hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai simpul layanan yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan transisi energi,” tambahnya. Baca juga: Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Ke depan, penyediaan layanan Biosolar B50 akan dilakukan secara bertahap pada titik SPBU di koridor rest area yang berada di ruas Jasa Marga Group lainnya, dengan menyesuaikan kesiapan sarana, keandalan pasokan, serta regulasi teknis yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi rest area Jasa Marga Group sebagai ruang pelayanan publik yang semakin adaptif, andal, dan selaras dengan arah pengembangan transportasi berkelanjutan.
Melalui dukungan terhadap implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga memperkuat peran rest area sebagai bagian penting dari ekosistem layanan jalan tol. Jasa Marga akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah, Mitra, dan pemangku kepentingan terkait dalam menghadirkan layanan jalan tol yang tidak hanya mendukung kelancaran mobilitas, tetapi juga berkontribusi pada agenda ketahanan energi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
(poe)
Lihat Juga :