3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
Jum'at, 17 Juli 2026 - 15:01 WIB
-Uji Magnet: Emas murni bersifat nonmagnetik. Jadi, tidak akan bereaksi jika didekatkan pada magnet kuat.
-Uji Suara: Apabila diketuk menggunakan koin, emas asli akan mengeluarkan suara berdenting tinggi dengan durasi panjang (ring). Ini tentunya berbeda dengan logam palsu yang bersuara redup (thud).
-Uji Bau dan Konduktivitas: Emas asli tidak mengeluarkan bau besi yang amis saat terkena keringat tangan serta memiliki kemampuan menghantarkan panas sangat cepat (konduktivitas tinggi).
-Uji Gores dan Gigit: Goreskan emas ke keramik polos atau gigit permukaannya secara perlahan. Dikarenakan sifatnya yang lunak, emas asli akan meninggalkan bekas goresan berwarna emas atau cetakan gigi ringan. Tetapi, tes ini tidak dianjurkan untuk emas perhiasan di bawah 18 karat sebab telah dicampur logam lain sehingga lebih keras dan berisiko merusak perhiasan atau gigi.
Dapatkan Bukti Kemurnian Absolut untuk Emas Lewat Jasa Sertifikasi Pegadaian!
Meskipun metode pengujian di atas bisa memberikan gambaran awal, namun cara tersebut belum cukup kuat untuk menjamin legalitas dan nilai jual yang mutakhir.
Agar terhindar penuh dari risiko kerugian finansial akibat pembelian emas palsu, keaslian aset yang dimiliki wajib diuji secara ilmiah oleh otoritas profesional, seperti Pegadaian.
Pegadaian menghadirkan Jasa Sertifikasi batu pertama sebagai solusi pengujian komprehensif untuk perhiasan, emas, hingga berlian lainnya.
Terdapat berbagai jenis layanan yang ditawarkan, mulai dari Gemstone Brief Report, Diamond Grading Report, Jewellery Report, hingga Tailored Service.
Nantinya, nasabah akan menerima laporan hasil pengujian sesuai jenis layanan yang dipilih. Selain individu, fasilitas ini juga diperuntukkan bagi perusahaan, institusi, atau lembaga.
Jadi, yuk segera bawa emas atau batu mulia ke Pegadaian G-Lab dan lengkapi persyaratannya untuk mendapatkan kepastian sesungguhnya terkait keaslian aset!
-Uji Suara: Apabila diketuk menggunakan koin, emas asli akan mengeluarkan suara berdenting tinggi dengan durasi panjang (ring). Ini tentunya berbeda dengan logam palsu yang bersuara redup (thud).
-Uji Bau dan Konduktivitas: Emas asli tidak mengeluarkan bau besi yang amis saat terkena keringat tangan serta memiliki kemampuan menghantarkan panas sangat cepat (konduktivitas tinggi).
-Uji Gores dan Gigit: Goreskan emas ke keramik polos atau gigit permukaannya secara perlahan. Dikarenakan sifatnya yang lunak, emas asli akan meninggalkan bekas goresan berwarna emas atau cetakan gigi ringan. Tetapi, tes ini tidak dianjurkan untuk emas perhiasan di bawah 18 karat sebab telah dicampur logam lain sehingga lebih keras dan berisiko merusak perhiasan atau gigi.
Dapatkan Bukti Kemurnian Absolut untuk Emas Lewat Jasa Sertifikasi Pegadaian!
Meskipun metode pengujian di atas bisa memberikan gambaran awal, namun cara tersebut belum cukup kuat untuk menjamin legalitas dan nilai jual yang mutakhir.
Agar terhindar penuh dari risiko kerugian finansial akibat pembelian emas palsu, keaslian aset yang dimiliki wajib diuji secara ilmiah oleh otoritas profesional, seperti Pegadaian.
Pegadaian menghadirkan Jasa Sertifikasi batu pertama sebagai solusi pengujian komprehensif untuk perhiasan, emas, hingga berlian lainnya.
Terdapat berbagai jenis layanan yang ditawarkan, mulai dari Gemstone Brief Report, Diamond Grading Report, Jewellery Report, hingga Tailored Service.
Nantinya, nasabah akan menerima laporan hasil pengujian sesuai jenis layanan yang dipilih. Selain individu, fasilitas ini juga diperuntukkan bagi perusahaan, institusi, atau lembaga.
Jadi, yuk segera bawa emas atau batu mulia ke Pegadaian G-Lab dan lengkapi persyaratannya untuk mendapatkan kepastian sesungguhnya terkait keaslian aset!
(unt)
Lihat Juga :