S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!

Jum'at, 17 Juli 2026 - 23:58 WIB
Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Fuad Bawazier secara berani memproyeksikan bahwa roda ekonomi nasional akan mengalami kebangkitan total dalam waktu enam bulan ke depan. Foto/Dok
JAKARTA - Di tengah kepungan sentimen negatif global dan prediksi suram sejumlah pengamat domestik, secercah optimisme berembus ke arah perekonomian Indonesia usai S&P Global Ratings (S&P), baru saja mempertahankan penilaian positif terhadap kondisi fiskal Indonesia dengan outlook stabil. Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Fuad Bawazier secara berani memproyeksikan bahwa roda ekonomi nasional akan mengalami kebangkitan total dalam waktu enam bulan ke depan.

Keyakinan ini muncul bukan tanpa dasar, usai S&P mengafirmasi Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada peringkat BBB dengan outlook stabil pada 13 Juli 2026, mencerminkan terjaganya status Indonesia pada kategori investment grade. Menurut Fuad, penilaian S&P tersebut mencerminkan realitas objektif yang semestinya diakui publik, sekaligus mematahkan narasi pengelolaan APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang kerap dinilai ugal-ugalan.



Baca Juga: Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P



"Saya rasa S&P menyampaikan apa yang semestinya. Karena memang APBN kita sebetulnya dalam kondisi sekarang ini termasuk masih oke. Makanya outlook-nya masih stabil. Kalau memang sudah jelek tapi dibilang bagus, saya rasa repot juga itu S&P karena nanti mereka yang akan habis dikritik dunia internasional," ujar Fuad Bawazier dalam Podcast TO THE POINT AJA, Jumat (17/7/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!