60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:25 WIB
Baca Juga: AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%

Uni Eropa langsung bereaksi keras dan menyatakan bahwa penerapan tarif dengan dalih kerja paksa tersebut "sama sekali tidak berdasar" dan berisiko memicu perang tarif balasan.

Perang Dagang Trump: Dari Kanada hingga Brazil

Pengumuman tarif kerja paksa ini menjadi bagian dari strategi proteksionisme masif yang diluncurkan Gedung Putih dalam sepekan terakhir. Sektor obat-obatan generik menjadi salah satu bidikan, dimana Trump mengumumkan tarif sektor khusus sebesar 100% untuk impor obat generik yang berlaku mulai Agustus 2028, dan akan naik menjadi 200% pada 2029.

Namun demi memberi waktu bagi industri farmasi untuk memindahkan produksi (onshoring) ke dalam negeri, tarif obat generik dipangkas menjadi 0% hingga Agustus 2026. Lalu ada Kanada yang terancam terkena tarif 50%, saat Washington mengancam akan mengenakan tarif tersebut pada produk mobil, alkohol, dan keju Kanada mulai bulan depan. Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan pihaknya sedang mempertimbangkan "semua opsi" balasan.

Baca Juga: Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!