Inflasi Bulan April 0,08%, Ini Kata Menkeu Sri Mulyani

Selasa, 05 Mei 2020 - 05:07 WIB
Pelaku UMKM kue kering menurun penjualannya terdampak pandemi Covid-19. Foto/SINDOphoto/Yorri Farli
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai rendahnya inflasi bukan berarti ekonomi Indonesia baik-baik saja dan tanpa tekanan. Sebab, ada banyak pekerja yang terdampak dari virus corona, baik yang dirumahkan maupun terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi pada April 2020 sebesar 0,08%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,10%.



"Meski inflasi masih terjaga di bawah 3%, sampai hari ini sudah tercatat lebih dari 2 juta para pekerja yang terkena PHK," ujarnya dalam telekonferensi, Senin (4/5/2020).

Menurut dia, banyaknya PHK maupun pekerja yang dirumahkan menyusul tak beroperasinya beberapa industri. Apalagi ditambah dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan pemerintah, membuat para pelaku usaha terpaksa menghentikan operasionalnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!