Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Kamis, 23 Juli 2026 - 13:48 WIB
Beberapa tren pasar penting bisa terpengaruh sejumlah peristiwa. Mulai dari meningkatnya atau menurunnya permintaan USD dan pergerakan dalam imbal hasil obligasi. ”Kemudian, pergerakan harga emas, pergerakan harga komoditas, hingga volatilitas indeks equitas,” demikian bunyi rilis Justmarkets, Kamis (23/7/2026).
Situasi pasar saat ini cukup rumit karena ancaman inflasi tinggi terus meningkat, namun di sisi lain, pertumbuhan ekonomi masih tidak stabil. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil seharusnya mendorong bank sentral untuk mengambil langkah yang lebih lunak, seperti menurunkan suku bunga dan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar.
Pasar Manakah yang Paling Bereaksi terhadap CPI?
Hampir semua pasar keuangan kemungkinan akan terpengaruh oleh rilis data inflasi. Pertama, Pasar Forex. Pasangan forex mayor, seperti EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY, cenderung bereaksi kuat terhadap laporan inflasi apabila angkanya berdampak signifikan terhadap ekspektasi Federal Reserve atau bank sentral besar lainnya.
Kedua, CFD Emas. CFD emas cenderung sangat sensitif terhadap ekspektasi inflasi, suku bunga riil, dan dolar AS. Harga CFD emas bisa bergerak secara drastis setelah laporan inflasi dirilis, tergantung pada apakah para pelaku pasar memperkirakan pengetatan atau pelonggaran kebijakan moneter.
Situasi pasar saat ini cukup rumit karena ancaman inflasi tinggi terus meningkat, namun di sisi lain, pertumbuhan ekonomi masih tidak stabil. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil seharusnya mendorong bank sentral untuk mengambil langkah yang lebih lunak, seperti menurunkan suku bunga dan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar.
Pasar Manakah yang Paling Bereaksi terhadap CPI?
Hampir semua pasar keuangan kemungkinan akan terpengaruh oleh rilis data inflasi. Pertama, Pasar Forex. Pasangan forex mayor, seperti EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY, cenderung bereaksi kuat terhadap laporan inflasi apabila angkanya berdampak signifikan terhadap ekspektasi Federal Reserve atau bank sentral besar lainnya.
Kedua, CFD Emas. CFD emas cenderung sangat sensitif terhadap ekspektasi inflasi, suku bunga riil, dan dolar AS. Harga CFD emas bisa bergerak secara drastis setelah laporan inflasi dirilis, tergantung pada apakah para pelaku pasar memperkirakan pengetatan atau pelonggaran kebijakan moneter.
Lihat Juga :