Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek

Senin, 27 Juli 2026 - 11:39 WIB
Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berpotensi memicu volatilitas jangka pendek. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Ekonom sekaligus Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Prof. Rahma Gafmi menilai pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berpotensi memicu volatilitas jangka pendek di pasar keuangan domestik. Pelaku pasar diperkirakan akan bersikap hati-hati hingga terdapat kepastian mengenai arah kebijakan bank sentral setelah pergantian kepemimpinan.

"Pengunduran diri mendadak Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berpotensi memberikan dampak psikologis dan volatilitas jangka pendek pada pasar keuangan Indonesia, rupiah, IHSG, dan pasar SBN," kata Rahma dalam pernyataannya, Senin (27/7/2026).



Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI

Rahma mengatakan pasar kemungkinan merespons kabar tersebut dengan sikap wait and see. Menurut dia, pergantian pimpinan bank sentral di tengah tekanan ekonomi global dan pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi memunculkan spekulasi mengenai kesinambungan bauran kebijakan moneter yang selama ini dijalankan Bank Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!