Tetap Cerdas di Era Cashless, Begini Trik Jajan Nyaman Tanpa Bikin Dompet Kering

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:29 WIB
Kesadaran untuk berbelanja secara bijak inilah yang dikenal sebagai mindful spending. Konsep ini bukan berarti pengguna harus berhenti jajan atau menghindari promo, melainkan memastikan setiap transaksi dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Untuk mendukung pengguna membangun kebiasaan finansial yang lebih cerdas, OVOFinTalk berkolaborasi dengan Finansialku menggelar diskusi OVOFinTalk bertajuk “Bijak di Era Cashless: Membangun Kebiasaan Finansial yang Lebih Cerdas dan Aman di Era Digital”.

Perencana Keuangan sekaligus Founder Finansialku.com, Melvin Mumpuni menjelaskan, bahwa ekosistem pembayaran digital saat ini memang dirancang tanpa hambatan (seamless) demi kenyamanan pengguna. Namun kemudahan teknologi perlu tetap diimbangi dengan kesadaran fi nansial yang kuat.

“Masyarakat tetap bisa menikmati kemudahan pembayaran digital dan memanfaatkan promo, selama hal itu dilakukan dengan prinsip mindful spending atau belanja secara sadar. Salah satu caranya adalah menerapkan langkah Atur, Aman, dan Awasi,” tutur Melvin.

Langkah Atur, Aman dan Awasi menurut Melvin Mumpuni

1. Atur: Pisahkan Kebutuhan Pokok dan Uang Jajan

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengatur pengeluaran sejak awal. Di era cashless, transaksi kecil sering kali terasa ringan karena proses pembayarannya sangat cepat. Namun, jika tidak dibatasi, pengeluaran untuk jajan, kopi, makanan ringan, atau kebutuhan harian lainnya bisa menumpuk tanpa disadari.

Karena itu, pengguna perlu memisahkan uang untuk kebutuhan pokok dan uang jajan. Misalnya, dengan menentukan bujet harian, mingguan, atau bulanan untuk transaksi non-esensial. Pengguna juga dapat menerapkan sistem limit top up mingguan di e-wallet agar pengeluaran lebih terukur.

Melvin juga mengingatkan pentingnya memberi jeda sebelum memutuskan untuk bertransaksi. Sebelum membeli sesuatu, pengguna bisa bertanya pada diri sendiri: apakah belanja ini benar-benar untuk kebutuhan fungsional, atau hanya karena dorongan sesaat, stres, tren, maupun ikut-ikutan? Dengan cara ini, transaksi digital tetap bisa digunakan secara praktis tanpa membuat pengguna kehilangan kendali atas pengeluaran.

2. Aman: Gunakan Pembayaran Digital dengan Bijak dan Waspada

Selain mengatur pengeluaran, pengguna juga perlu memastikan transaksi digital dilakukan dengan aman. Kemudahan cashless perlu dibarengi dengan kebiasaan menjaga keamanan akun dan data pribadi.

Dalam menggunakan dompet digital, pengguna perlu berhati-hati dan bijaksana terhadap berbagai risiko yang dialami, seperti membagikan password, kode pembayaran palsu, maupun tautan penipuan. Pemilik akun juga sebaiknya tidak mudah memberikan informasi pribadi, seperti PIN, OTP, atau data akun, kepada pihak lain.

Keamanan bertransaksi juga mencakup kemampuan untuk mengendalikan keputusan belanja. Promo dan cashback dapat memberikan manfaat apabila digunakan untuk pembelian yang memang telah direncanakan, bukan sebagai alasan untuk menambah pengeluaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!